Artikel

3 Hewan Penghasil Susu Terbaik

Di Indonesia ada 3 hewan ternak yang dimanfaatkan untuk diambil susunya demi kesehatan. Ketiganya hewan ini memang sudah sangat populer. Apa saja mereka? Berikut penjelasannya.
Hewan penghasil susu yang terbaik adalah:
  • Sapi. Hewan ini selain berguna daging dan kulitnya, juga susunya dimanfaatkan untuk kesehatan. Dari anak-anak hingga orang dewasa sudah terbiasa meminum susu sapi. Ada kalangan yang meminumnya secara murni, namun ada pula yang olahan dalam bentuk bubuk.
  • Kambing. Susu kambing sangat bermanfaat untuk kesehatan. Ada banyak penyakit yang dapat dicegah dengan meminum susu ini. Dari penyakit Jantung, penyakit darah tinggi hingga penyakit stroke maupun penumpukan lemak dalam darah.
  • Kuda. Belakangan ini sedang dikembangkan penelitian manfaat susu kuda untuk kesehatan terutama mencegah penyakit kanker.
Demikian penjelasan tentang manfaat hewan ternak yang diambil susunya demi kesehatan. Semoga info ini berguna.

http://www.susumimilk.com/2013/11/ini-urutan-susu-yang-terbaik-untuk.html

INI URUTAN SUSU YANG TERBAIK UNTUK DIKONSUMSI

Sering kali kita yang sadar akan pentingnya susu sebagai asupan untuk kesehatan dibuat bingung untuk menentukan susu yang mana baik untuk dikonsumsi. Hal ini tak lepas dari banyaknya jenis susu yang beredar di masyarakat saat ini. Kadangkala demi menghemat pengeluaran kita salah dalam memilih jenis produk susu yang padahal kandungnya tidak lebih baik dari pada tahu atau tempe. So, untuk sahabat mimilk yang belum tahu susu mana saja yang baik untuk dikonsumsi berdasarkan prioritas kandungannya, silahkan simak uratan berikut ini: :)



1. ASI (AIR SUSU IBU)

Siapa yang berani meragukan kualitas susu ini? :D. Manusia minum air susu manusia, sapi minum air susu sapi, ini merupakan prinsip yang tak dapat diubah. Namun entah mulai kapan di bawah dorongan propaganda beraneka rupa iklan susu bubuk, membuat masyarakat pada umumnya mempunyai pemikiran yang salah, yakni susu sapi adalah yang terbaik, baru kemudian air susu ibu (ASI). Namun pada kenyataannya, coba kita pikirkan, tiap pabrik susu bubuk dengan segala upaya memperbaiki susunan gizi dalam susu bubuk, tujuannya adalah supaya kualitas susu bubuknya SEBISA MUNGKIN MIRIP dengan kualitas ASI. Maka jelas pemberian ASI Eksklusif pilihan paling tepat bagi bayi.
Ya, ASI dianjurkan untuk bayi hingga usia 2 tahun, karena untuk diatas itu sangat sedikit manfaatnya. Apalagi buat Dewasa sangat tidak dianjurkan... :D

Untuk lebih jelasnya manfaat ASI silahkan baca rujukan ini.


2. SUSU MURNI PASTEURISASI

Susu murni sangat identik dengan susu sapi, sebenarnya ada juga susu dari binatang mamalia menyusui lainnya yang dapat kita minum seperti, kambing, unta, kuda, kerbau dsbnya. Namun karena sudah menjadi umum jika susu murni itu adalah susu yang berasal dari sapi jadilah istilah dimasyarakat kalau susu murni adalah susu sapi. Pasteurisasi merupakan proses pemanasan pada suhu 63 oC selama 30menit atau 72 oC  selama 15 detik  untuk membunuh bakteri pathogen yang berbahaya. Proses pasteurisasi ini tidak boleh lama dan melebihi batas suhu tersebut, jika semakin lama akan banyak merusak kandungan gizi pada susu. Karena proses pasteurisasi ini sangat cepat membuat zat gizi yang rusak lebih sedikit atau minimum, serta komposisinya sangat dekat dengan susu yang diproduksi oleh sapi.
Untuk susu yang Mimilk tawarkan berada pada point ini, karena diolah dengan cara memanaskan pada batas suhu yang dianjurkan atau menggunakan mesin yang menggunakan teknologi listrik untuk proses pasteurisasinya.
Karena proses pasteurisasi yang tidak sampai mendidih hanya sebagian bakteri yang mati tidak semuanya. Oleh sebabnya susu pasteurisasi masa “hidup” nya lebih pendek dari pada susu UHT.


3. SUSU UHT

UHT-Ultra High Temperature, adalah proses pengolahan susu dengan dipanaskan pada suhu 137-150 oC selama 2-3 detik lalu dimasukkan ke kemasan yg kedap. Untuk susu UHT tidak memiliki pengawet tapi ia mampu bertahan lebih lama dibanding susu pasteurisasi pada suhu ruang. Menurut Ahli Nutrisi Emilia E Achmadi, MS, RD Susu murni pasteurisasi atau UHT tidak disarankan untuk anak usia dibawah 1 tahun karena adanya perbedaan bentuk protein di ASI dengan protein pada susu murni. Hal ini karena kesiapan pencernaan anak tidaklah sama.
"Cobalah sedikit-sedikit, kalau reaksinya nggak baik seperti perut kembung, pup-nya cair, ini tanda pencernaan anak nggak siap untuk konsumsi susu pasteurisasi. Tapi kalau anak kelihatan baik-baik saja maka pencernaanya baik dan bisa dilanjutkan. Jadi harus secara individu perhatikan reaksi anak,"



4. SUSU BUBUK

Prinsip pembuatan susu bubuk adalah mengurangi kadar air yang terdapat dalam susu sampai batas tertentu dengan tujuan agar daya simpan susu ini menjadi lebih lama. Pengurangan kadar air berarti pula penurunan aktivitas air dalam susu. Dengan menurunnya nilai Aw (water activity) maka pertumbuhan organisme dapat terhambat.(2)
Pada pengolahan susu bubuk dilakukan prosesFortifikasi yaitu suatu proses dimana beberapa zat gizi ditambahkan dengan sengaja ke dalam bahan makanan atau makanan. Dan biasanya zat gizi yang ditambahkan merupakan zat gizi yang penting bagi tubuh. Hal ini perlu dilakukan untuk melengkapi kandungan nutrisi yang hilang akibat proses pengeringan. Susu bubuk ini sebaiknya hanya dikonsumsi apabila susu segar tidak dapat ditemukan.


5. SUSU KALENG


Susu kaleng atau Susu Kental Manis menurut Wikipediaadalah susu yang airnya dihilangkan dan ditambahkan gula. sehingga menghasilkan susu yang sangat manis rasanya dan dapat bertahan selama satu tahun bila tidak dibuka. Susu kental manis ini sangat tidak cocok untuk bayi atau anak-anak karena susu jenis ini bukanlah susu jenis gizi seimbang, terlalu banyak mengandung kalori daripada zat gizinya. Susu jenis ini lebih tepat dikonsumsi sebagai penambah cita rasa dari suatu makanan atau minuman.
Sedangkan menurut Emilia E Achmadi susu kental manis bukanlah termasuk kategori susu
"Mending nggak usah minum susu daripada harus minum susu kental manis dan lebih baik ganti dengan sumber protein lain seperti dari tahu dan juga tempe. Untuk susu bubuk yang diencerkan itu nggak oke, tapi lebih baik daripada tidak minum susu sama sekali,"


Demikianlah urutan susu berdasarkan kandungan gizi yang terkandung padanya. Semoga ini dapat menjadi acuan bagi sahabat Mimilk untuk lebih bijak dalam mengkonsumsi Susu. Tetep jaga kesehatan ya… :) 

10 Sumber Protein Terbaik

Protein adalah asupan yang penting untuk pembentukan tubuh atletis dan otot, namun asupan ini tidak hanya tergantung pada sumber dari suplemen saja; makanan pun bisa jadi elemen suportif.
 Tema pertama artikel dalam rangka ulang tahun L-Men yang ke-10 bulan ini adalah soal nutrisi dan makanan, yaitu 10 sumber asupan protein terbaik dari makanan.
 Protein tentu hal yang sudah sangat lazim di kuping Anda penggemar fitnes; di mana dalam perjalanan membentuk tubuh atletis ideal Anda, asupan protein merupakan salah satu asupan nutrisi utama yang paling penting. Selain sebagai sumber energi dan berperan dalam pembentukan sel-sel baru dalam tubuh (khususnya otot), protein sangat penting juga mempengaruhi kerja enzim, hormon, kekebalan tubuh, keseimbangan cairan dalam organ tubuh.
 Selain didapat dari suplemen, protein dapat diperoleh dari produk hewani maupun nabati melalui makanan. Kandungan asam amino yang komplit pada protein hewani membuat beberapa sumber mengatakan bahwa protein hewani lebih baik dari protein nabati. Namun, kandungan lemak pada produk hewani sering membuat orang beralih kepada protein nabati. Jadi protein manakah yang sebaiknya saya konsumsi? Let’s have a look one by one.
 Protein hewani
 Protein terdiri dari beberapa asam amino, yang mana sebagian dapat diproduksi oleh tubuh dan sebagian lagi tidak. Asam amino yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh atau disebut dengan asam amino essensial dapat kita peroleh dari makanan. Dibandingkan dengan protein dari tumbuhan, protein hewani seperti daging, ikan, susu, keju, dan telur mengandung semua 9 asam amino essensial yang diperlukan tubuh.
Produk yang berasal dari hewan umumnya mengandung tinggi lemak. Walaupun demikian, bukan berarti kita tidak boleh mengkonsumsinya. Konsumsi daging dan susu yang rendah lemak merupakan solusi yang terbaik untuk mendapatkan kebaikan produk hewani tanpa lemak yang berlebih yang akan memperlambat proses menuju perut sixpack Anda.
=====================================================
 1. Red Meat
Konsumsi red meat seperti daging sapi, kambing dan domba baik untuk tubuh. Selain sebagai sumber protein, red meat juga penting sebagai sumber vitamin B12 and zat besi heme. Vitamin B12 merupakan vitamin yang sulit ditemui pada tumbuhan. Oleh sebab itu, orang yang hanya mengkonsumsi protein nabati memiliki resiko kekurangan vitamin B12. Zat besi terdapat dalam 2 bentuk; heme dan non-heme. Zat besi heme adalah tipe zat besi yang lebih mudah untuk diserap oleh tubuh dibandingkan dengan non-heme. Oleh sebab itu, konsumsi red meat baik untuk memastikan kecukupan zat besi pada tubuh.
=====================================================
 2. White Meat
Ayam merupakan salah satu contoh sumber protein dari white meat. Sama halnya dengan red meat, ayam juga mengandung lemak dan kolesterol. Lemak ayam banyak terdapat pada kulit dan bagian paha ayam, oleh sebab itu pilihlah bagian dada ayam.
=====================================================
 3. Fish
Tentunya kita semua sudah tahu kalau ikan merupakan makanan tinggi protein. Namun, berbeda dengan daging, kita tidak perlu kuatir akan kandungan lemak pada ikan. Beberapa jenis ikan, seperti gindara memiliki kadar lemak yang sangat rendah. Ikan lainnya seperti salmon dan tuna memiliki kandungan lemak yang cukup banyak, namun jangan kuatir karena lemak yang terkandung di dalamnya merupakan lemak baik Omega 3.
=====================================================
 4. Susu dan produk olahannya
80% protein pada whole milk merupakan protein kasein, sedangkan 20% sisanya adalah protein whey. Kombinasi kedua jenis protein ini akan mengoptimalkan latihan sixpack Anda. Protein whey dapat diserap dengan cepat oleh tubuh sehingga cocok untuk dikonsumsi sebelum latihan. Sebaliknya, efek slow release dari protein kasein baik untuk mempertahankan kandungan protein selama Anda tidur. Susu tinggi protein kasein dapat ditemukan pada L-Men Regular Slow Release Formula.
Pada penderita lactose intolerance, konsumsi susu dapat menyebabkan diare, sehingga dapat diganti dengan konsumsi yoghurt. Hal ini memungkinkan karena laktosa pada yoghurt sudah dipecah melalui proses fermentasi. L-Men juga menyediakan solusi lainnya, yaitu melalui L-Men Hi Protein Asiatix. Kandungan laktosa nya yang rendah aman untuk dikonsumsi oleh penderita lactose intolerance.
=====================================================
 5. Telur
Telur adalah salah satu makanan yang lazim untuk dikonsumsi oleh penggemar fitnes untuk memenuhi kebutuhan protein yang tinggi sejak dahulu kala. Why is that? Kualitas protein dinilai dengan beberapa parameter, salah satunya adalah biological value (BV). Semakin tinggi nilai BV artinya protein semakin mudah protein terserap dalam tubuh. Dibandingkan dengan sumber protein lainnya, nilai BV (whole eggs) adalah yang paling tinggi, yaitu 100.
=====================================================
 6. Ikan Teri
Mungkin Anda akan terkejut dengan fakta ini. Yes, makanan yang sering kali disepelekan ini (sering mendapatkan predikat “makanan rakyat”) ternyata tinggi kandungan proteinnya. Walaupun ukurannya kecil, ternyata kandungan proteinnya mencapai 10%. Selain protein, Anda juga bisa mendapatkan kalsium dari konsumsi ikan teri. Kecil-kecil cabe rawit!
=====================================================
Pada bagian selanjutnya, kita akan membahas protein yang berasal dari produk nabati.Wait for it, Bro!
References:
1. Boyle, M.A., & Long, S. (2010). Personal Nutrition. Belmont: Wadsworth Cengage Learning
2. International Fitness Association (IFA). (2008). Fitness ABC’s Training Manual & Fitness Instructor Certification Course.
3. Jeukendrup, A., & Gleeson, M. (2004). Sport Nutrition an introduction to energy production and performance. USA: Human Kinetics, Inc.
4. Persatuan Ahli Gizi Indonesia. (2009). Tabel komposisi pangan Indonesia. Jakarta: Elex Media Komputindo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar